Bom bunuh diri kandaskan mimpi Dinda menikah dengan Briptu Imam

Pelepasan jenazah Bripda Imam Gilang Adinata. ©2017 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Pelepasan jenazah Bripda Imam Gilang Adinata. ©2017 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

SitusRI.Net – Dinda Venisita Verina terlihat tegar saat upacara pelepasan jenazah Briptu Imam Gilang di rumah duka kawasan Menteng Dalam, Jakarta Selatan, Kamis (25/5). Imam yang tak lain anggota Sabhara Polda Metro Jaya menjadi salah satu korban tewas akibat aksi bom bunuh diri di Kampung Melayu, kemarin. Saat itu Imam sedang menjalankan tugas mengawal pawai obor jelang Ramadan.

Dinda adalah kekasih Briptu Imam. Bom bunuh diri di Kampung Melayu mengandaskan impiannya untuk menikah dengan kekasih hatinya. Sambil memegang bibirnya, dia tak banyak bicara. “Saya mimpi menikah,” ujar Dinda.

Pertemuan terakhir Dinda dengan Imam terjadi dua pekan lalu. Sebelum peristiwa nahas itu, Imam sempat ingin ke rumah Dinda. Namun karena harus menjalankan tugasnya sebagai anggota polisi, niat itu urung dilakukan. “Sebelumnya dia ingin ketemu sore mau ke rumah saya di Cengkareng, karena bertugas jadi enggak bisa,” kata Dinda.

Komunikasi terakhir Dinda dengan Imam terjadi 15 menit sebelum bom meledak di Kampung Melayu. Pesan singkat terakhir Dinda tak sempat dibalas Imam. “15 menit sebelumnya cuman WA ‘yank’. Lalu saya bales ‘Kenapa yank?’ terus enggak dibales lagi,” ucap Dinda.

(Merdeka.com)

Comments

comments