Bos BCA soal DP rumah 0 Rupiah: Tidak mungkin, aturannya belum ada

Direktur Utama Bank BCA Jahja Setiaatmadja. ©2014 merdeka.com/imam buhori

Direktur Utama Bank BCA Jahja Setiaatmadja. ©2014 merdeka.com/imam buhori

SitusRI.Net – Anies Baswedan dan Sandiaga Uno telah memenangi Pilkada DKI 2017 versi hitung cepat. Atas kemenangan ini, masyarakat antusias menanti realisasi janji uang muka atau down payment (DP) rumah 0 persen saat mereka menjabat nanti.

Presiden Direktur Bank BCA, Jahja Setiaatmadja mengatakan pihaknya mendukung program tersebut asalkan mendapat dukungan dari Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Kita tunggu sajalah kalau memang yang lain, ya kita ikut, yang penting kan harus ada ketentuannya BI dan OJK yang support. Kita kan bisa masuk kalau memang sesuai aturan perbankan, memang aturan perbankan memungkinkan ya kenapa tidak,” katanya di Hotel Kempinski, Jakarta, Kamis (20/4).

“Yang penting ada aturannya, kan yang sekarang tidak mungkin karena belum ada aturannya yang berlaku. Aturannya saja belum,” sambungnya.

Menurutnya, DP nol Rupiah pasti akan banyak resiko. Untuk itu, guna meminimalisir resiko yang ada perlu adanya jaminan dari Pemerintah Daerah.

“Mungkin kenapa bisa dibilang nol persen ada semacam jaminan Pemda atau hal-hal lain. Kan kita belum tahu, makanya harus tunggu yang konkrit seperti apa kita jajaki, ketentuannya seperti apa, kita bantu support,” jelasnya.

Seperti diketahui, DP rumah sudah diatur dalam peraturan Bank Indonesia soal Loan to Value (LTV). Aturan itu bahkan tertuang dalam Peraturan BI (PBI) Pasal 17 Nomor 18/16/PBI/2016 tentang Rasio Loan to Value untuk kredit properti.

Dalam aturan tersebut, beban biaya yang ditanggung oleh bank sebesar 85 persen dari total harga rumah dan 15 persen sisanya harus dibayar pemohon dalam bentuk uang muka.

(Merdeka.com)

Comments

comments