Kubu Ahok tuding Ketua KPU DKI punya kedekatan dengan Anies-Sandi

Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto. ©2016 Merdeka.com

Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto. ©2016 Merdeka.com

SitusRI.Net – Partai pendukung pasangan calon nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok) dan Djarot Syaiful Hidayat menggelar rapat menjelang Pilkada DKI Jakarta putaran kedua besok. Menurut Sekretaris Jendral Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto, rapat tadi sempat mengkritisi ketua Komisi Pemilihan Umun Daerah (KPUD) DKI Jakarta Sumarno karena dianggap tidak netral dan terlalu dekat dengan salah satu pasangan calon.

“Kami memberikan kritik pada Ketua KPU indikasinya disinyalir mempunyai kedekatan dengan salah satu paslon,” kata Hasto di Media Center Badja, Jalan Cemara Nomor 19, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (18/4).

Salah satu bukti dari ketidaknetralan KPUD DKI Jakarta, kata Hasto, adalah distribusi C6 yang tidak merata. Sehingga merugikan para pendukung Ahok-Djarot.

“Pemilih Ahok-Djarotlah yang banyak dirugikan dari distribusi C6 yang berjalan dengan tidak baik. Maka tadi kami katakan itu menjadi bagian dari indikator bahwa ketua KPUD tidak netral,” ungkapnya.

Dia menambahkan, seharusnya proses sidang Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) bisa menjadi pelajaran bagi Sumarno. “Yang sudah diputuskan oleh DKPP seharusnya menjadi cambuk bagi Ketua KPUD dan benar-benar menjadi wasit terbaik jangan melakukan kesalahan-kesalahan yang sama sebagaimana dilakukan pada putaran pertama,” ucapnya.

Lanjutnya, setelah melangsungkan rapat internal partai pendukung, Hasto sebagai perwakilan juru bicara partai pendukung mengimbau kepada KPUD untuk bersikap netral. Agar terciptanya pemilu yang jujur, adil, dan sesuai dengan azas pemilu.

“Selagi kesempatan masih ada kami juga meminta kepada seluruh panitia pemilu untuk betul-betul bersikap netral mereka harus memegang tanggung azas pemilu. Yang jujur bebas rahasia dan adil, mereka tidak boleh menyatakan keberpihakan terhadap paslon dan tim kampanye manapun,” pungkasnya.

(Merdeka.com)

Comments

comments