Masyarakat Sulsel diminta tak cepat percaya informasi di medsos

Mayjen TNI Agus Surya Bakti. ©2016 merdeka.com/mappesona

Mayjen TNI Agus Surya Bakti. ©2016 merdeka.com/mappesona

SitusRI.Net – Panglima Kodam VII/Wirabuana, Mayjen TNI Agus Surya Bakti mengajak masyarakat tidak percaya dengan berbagai informasi sumir dari media sosial (medsos). Ini seiring maraknya pernyataan bernada provokasi melalui sarana komunikasi digital itu.

“Saya imbau, jangan percaya dengan medsos. Kalau ada medsos yang aneh-aneh tentang Makassar, Sulsel, silakan tanya Kapolda Sulsel, tanya saya, benar enggak ini. Jangan langsung menyebarkannya lagi,” tegas Agus usai memantau malam misa Natal di Makassar, Sabtu (24/12).

Dia juga minta berbagai pihak mengeluarkan pernyataan bernada provokatif segera disadarkan. Sebab, tidak menutup kemungkinan mereka bakal dijerat undang-undang ITE.

“Kita keras, tidak bisa main-main. Keras dalam artian mengedepankan aspek hukum,” ungkapnya.

Ditanya mengenai penjagaan di daerah-daerah perbatasan Sulsel, Sulbar dan Sultra, Mayjen TNI Agus Surya Bakti mengatakan, tiga daerah itu saling bersinggungan terutama dengan wilayah Poso, Sulawesi Tengah yang kini masuk wilayah hukum Kodam XIII/Merdeka, pecahan Kodam VII/Wirabuana.

Pihaknya telah melakukan upaya antisipasi masuknya berbagai kelompok intoleransi di wilayah perbatasan itu dengan operasi teritorial dan operasi intelijen. Operasi intelijen ini termasuk di dalamnya gabungan TNI dan Polri.

“Kita melihat, kelompok-kelompok itu punya tempat-tempat tertentu. Itu yang kita waspadai. Tapi saat ini belum terlihat geliat apa-apa. Mari kita bersama-sama menjaga kita punya daerah, saya yakin itu karena sesuai filosofi masyarakat di sini, di daerah lain boleh kacau, di kampung kita jangan dibuat kacau,” terangnya.

Sumber: Merdeka.com

Comments

comments