Polisi Sebut Ada 300 Perusuh Menyusup di Tengah Massa Aksi damai


Jakarta – Polri membeberkan penyebab kericuhan yang terjadi pada 22 Mei di deoan Bawaslu kemarin. Kadiv Humas Polri, Irjen M Iqbal mengatakan, ada 300 perusuh yang berbaur dengan massa aksi damai lainnya.

Dia melanjutkan, aksi damai yang digelar kemarin diikuti 6.000 orang. Unjuk rasa berlangsung secara damai, sampai setelah pukul 18.00 WIB, massa meminta perpanjangan waktu. Polisi lalu memberikan diskresi.

Tiba-tiba dari kelompok besar massa, ada sekira 300 massa yang bisa kita kategorikan massa perusuh yang tiba-tiba lempar molotov, lempar batu,” katany dalam jumpa pers di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Kamis (23/5).

Serangan tiba-tiba itu sempat membuat petugas kepolisian kaget, belum belum mempersiapkan alat-alat pengendalian massa (dalmas). Saat dihalau, para perusuh itu tidak menghentikan aksinya.

“Massa damai, ketika ada kerusuhan tersebut yang dilakukan tiba-tiba sekira 300 massa perusuh, berlari dan membubarkan diri. 300 (massa perusuh) ini terus melakukan penyerangan yang membabi buta,” ucapnya.

Di tempat yang sama, Iqbal juga mengungkap para kelompok yang memanfaatkan aksi damai 22 Mei. Dia menyebut ada dua kelompok.

Pertama, kelompok GARIS yang disebut berafiliasi dengan ISIS. Iqbal menjelaskan, terungkapnya kelompok tersebut berdasarkan pengakuan dua orang yang ditangkap dan dijadikan tersangka.

“Dari keterangan dua tersangka tersebut yang kita tangkap mereka memang berniat untuk berjihad pada aksi unras (unjuk rasa) tanggal 21-22 Mei,” kata Iqbal.

Untuk kelompok kedua, Iqbal tidak menyebutkan namanya. Dia hanya mengatakan bahwa kelompok tersebut menyusup dengan membawa senjata api.

“Kelompok yang membawa senjata kelompok lain lagi kelompok yang ingin memancing kerusuhan. Mereka ingin menciptakan martir apabila ada korban sehingga terjadi kemarahan publik kepada aparat keamanan dan ini kami terus dalami kami terus mengejar sesuai strategi penyelidikan,

Sumber : https://indonesiainside.id/polisi-sebut-ada-300-perusuh-menyusup-di-tengah-massa-aksi-damai/

Comments

comments